Seberapa Gawat Bangsa Ini Sehingga Gus Nur ingin Ganti Presiden 2019

Sofyan bertanya pada Gus Nur 
Sebagai penceramah melakukan introspeksi kenapa ceramah ditolak oleh pengurus, jadi sebagai seorang penceramah harus introspeksi kenapa ada resistensi di masyarakat. Di masyarakat adalah sebagian masyarakat ngeri isinya menurut sebagian orang mengumbar aib, apakah pantas ceramah isinya lugas, itu yang ada di masyarakat sehingga pengurus menolak ?
Kalau didengar ceramah Gus keras dengan rezim pertanyaan adalah seberapa ngeri kondisi negara ini sehingga Gus Nur tanpa takut dimana pun Ganti presiden, kalau di daerah aman tidak ada masalah gaji lancar, kita di daerah berbeda dengan kondisi pandangan ust Gus Nur sejauh mana genting bahaya negeri ini sehingga jama'ah tahu ?


Gus Nur
Tidak ada satupun mesjid yang menolak Gus Nur, ormas, tokoh adat, kesultanan, ta'mir masjid. Tiga masjid yang gagal itu diintimidasi, beda itu antara menolak dengan intimidasi, ini sudah bikin banner sudah sepanduk artiya pihak masjid menerima gagal karena introspensi, Masjiid Jogo Karya, datangi intel, banser, ganti gus nur, siang malam didatangi intel Tapi mesjid ini keringat umat, bukan dengan uang rezim, yasudah tetep Gus Nur, Gus Nur untuk ceramah itu ta'mir punya kedaulatan tidak bisa diinterfensi manapun. Kedua ada Masjid di gatsu Jakarta, Masjid BUMN 3 bulan menggil, satu minggu digagalkan, perintah atasan, tidak ada masjid satupun yang menolak, masyarakat mana yang menolak Gus Nur. Jama'ah Solo membludak artinya tidak pernah ada masalah dengan jama'ah kalau ceramah salah ada komplain. Tiba-tiba ada banser, ansor, yang bikin kisruh orang luar. 
Islam Nusantara ditolak di sultan langkat, tengku Chandra keluarga kesultanan menerima Gus Nur. tidak ada masjid yang menolak tapi masjid diintimidasi. 
Gus Nur sebagai ustadz harus introspeksi, segawat apa negara ini. Introspeksi itu spontanitas ilmu Gus Nur ada momen tertentu ketika merenung, setiap manusia lengkap dengan hati nurani tidak ingin dibohongi dan membohongi kalau salah tidak akan diulangi, Gus Nur sering diperingati ini salah, dan tidak diulangi. Sudah otomatis, sama dengan makan, tidak perlu disuruh. Itu sudah naluri manusia, hidup penuh dengan introspeksi dan perenungan. 
Jangan - jangan ceramah Gus Nur kasar. Janji BBM tidak naik, ternyata naik tidak masalah naik tapi sudah terlanjur janji kenapa naik tengah malam 12 kali naik tidak pamit, sementara SBY naik satu kali PDI naik seindonesia raya, janji tidak import, ini apa negara besar import, daging import, beras import, ini ada masalah menterinya. Terlalu munafik dan terlalu banyak bohong bukan sekedar wilayah ekonomi, huku, ibadah pun dipakai alat bohong. Di daerah aman benar tapi tenaga kerja Cina jutaan masuk ke Indonesia sementara pribumi susah, dulu janjinya jutaan pekerjaan, 81 pak Harto bikin program transmigrasi. Tahun 2015 sampai sekarang pak Jokowi bikin program transmigrasi orang tiongkok ke Indonesia. Pribumi satu tahun bikin KTP tidak jadi, sementara orang Cina 2 hari beres, ini mengancam rakyat. Tiap hari ada orang Cina di Cengkareng, di polri tidak semua hormat sama tito, dibelakang tito yes Cak Nur mantap. Di Cengkareng tiba-tiba didatangi orang angkasa pura. Ada barang yang tidak kelihatan mata, negara sangat bahaya. Di morowali ada satu daerah itu 100% Cina, orang asli Morowali tidak bisa masuk kesana. Dulu Singapur 100% muslim sekarang tidak ada ganti Cina, Indonesia akan seperti itu. Mall dan sekolahan orang Cina wah tidak ada satupun pribumi. 500 meter dari sekolahan itu ada sekolah pribumi memprihatinkan, yang jadi satpam orang pribumi. Sangat terancam, yang jadi barometer pusat ekonomi Jakarta, jadi jadikan Jakarta sebagai tolak ukur aman tidaknya negara. 
Cabe mahal nangis juga ibu, negara aman atau tidak tolak ukurnya Jakarta, ibarat catur pengendalinya ada disana semua. Kalau ada bayi lahir, langsung dapat rumah itu berarti ada di Qatar, rumah sama pemerintahnya. Orang tua dikasih tunjangan 80% itu di Swedia, ada bayi lahir dikasih tunjangan, fasilitas itu anda di Saudi. Ada bayi lahir, langsung dikasih susu dikuliahkan sampai sarjana di Darussalam. Bayi lahir langsung dapat bayi 13 juta di Indonesia. Ini fakta anak cucu dapat hutang 13 juta, tidak mampu otak berpikir. Rezim ini akan ditenggelamkan sehancurkan, karena riba setara dengan menzinahi ibu kandung sendiri, bayar bunga saja masih ngutang masa bangga dengan negara kaya dengan hutang, tidak pamit dengan orang yang punya uang, berapa jamaah uangnya dipakai untuk infrastruktur. BPJS Bangkrut, yang di rumah sakit nangis.
Air mata rakyat menangis, pengusaha tidak ada tanda taubat. Pertama secara duniawi akan dihancurkan Allah dari segi Al-Qur'an 

وَŲ„ِŲ°َŲ§ٓ Ų£َŲ±َŲÆْنَŲ§ٓ Ų£َن نُّهْŁ„ِكَ Ł‚َŲ±ْيَŲ©ً Ų£َŁ…َŲ±ْنَŲ§ Ł…ُŲŖْŲ±َفِŁŠŁ‡َŲ§ فَفَŲ³َŁ‚ُوا۟ فِŁŠŁ‡َŲ§ فَŲ­َŁ‚َّ Ų¹َŁ„َيْهَŲ§ ٱلْŁ‚َوْŁ„ُ فَŲÆَŁ…َّŲ±ْنَٰهَŲ§ ŲŖَŲÆْŁ…ِيرًŲ§
wa-idzaa aradnaa an nuhlika qaryatan amarnaa mutrafiihaa fafasaquu fiihaa fahaqqa 'alayhaa lqawlu fadammarnaahaa tadmiiraa
Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.
Al-Israa ayat 16 penguasa mengayomi rakyat, tapi jika mendurhakai perintah maka berlaku ayat, hancur negeri sehancur-hancurnya lombok, palu, cirebon, banten sudah hancur.  Gawat sekali karena yang marah sudah Allah. Kalau dari segi konstitusi dari KTP, pekerjaan susah, orang Cina punya KTP, rekening sendiri, nyetak KTP sendiri. Belum TKI ada tentara merajia buku PKI dipecat. Negeri ini dukung LGBT apa mau nunggu seperti negeri Sodom, sudah terjadi di Palu tenggelam satu desa. Ribanya, mencekik hutang ini jangan diremehkan.
Negara hancur pertama karena hutang dan banyak penyusup. Semua TV milik rezim anda tidak melihat keburukan rezim di TV begitu Gus Nur tersangka diliput. 212 mana TVnya, Gus Nur membangun masjid tidak diliput TV. Jangan nunggu di desa aman, cukup lombok.

Gus Nur

Comments

Popular Posts