Rocky Gerung Kritik KPU di ILC


Benar pejabat yang punya otak dia bisa menulis sinopsis dalam 140 huruf dan dietweet 140 juta. Kita mesti dengar tekhnilitas sebenarnya tidak peduli, yang perlu idenya apa. Kalau begitu terus 01 02 KPU, itu jadi omong kosong mendorong orang menjadi golput karena tidak ada kejelasan apa sebenarnya duduk masalah, diselesaikan ucapan KPU hirup pikuk ini mencegah jangan ada yang dipermalukan. Seluruh psikogram yang digambarkan untuk menyelamatkan wajah palon. Rocky bertanya pada KPU "Dari keempat calon yang potensi memalukan yang mana ?" KPU menjawab "semua putra terbaik anak bangsa" pertanyaan "yang mana potensi ?" kan ketua KPU engga bilang mana yang baik, tidak jawab hanya kasih kisi-kisi. Tidak bisa jawab karena semua punya potensi untuk menjadi malu, atau ada yang disembunyikan.
Netralitas tidak bisa diuji, tetap harus ada apa judulnya. KPU netral artinya dia tidak didikte bukan berdiri di tengah, berdiri di tengah artinya takut punya sikap. Kalau KPU bilang "saya melayani 01 dan 02" itu artinya didikte keduanya. Nanti ada debat, tidak ada soal dalam bentuk kisi-kisi berarti ada kebocoran, kisi-kisi itu setengah bocol, kalau sempurna bocor bisa ditambal. Sebagian dikasih sebagian tidak dikasih. Supaya publik ngerti itu dibocorkan, kenapa kandidat tahu karena diberikan. Mengapa ? karena psikologi KPU buat dia takut, cemas, grogi, gugup karena ada dalam ketidak pastian dari awal KPU ingin mendayung di dua kapal, tugas KPU tunggu di pelabuhan siapa yang datang terlebih dahulu. 
Misal beli tiket, ingin nonton tinju ada yang KO. KPU bilang TKO saja, tidak ada yang KO, justru supaya mesti sampai KO, kisi-kisi itu TKO supaya tidak dipermalukan. Ingin benar kaya telak, mana ada win-win solution, dulu zaman orde baru ada namanya sepak bola dua-duanya menang itu sepakbola pancasila. Fadli zhon "ada kacung dalam karung" sudah terlihat. Kisi-kisi itu mempermalukan nalar public. 
Reformasi menghasilkan KPU dan KPK, itu nyali begitu jadi KPU tugasnya tugas etnis untuk mencerdaskan hidup demokrasi. Tugas tekhnis menyiapkan kotak suara. Kalau KPU menyuruh capres untuk mengira jawaban melalui kisi-kisi yang dibocorkan sama saja dengan mempersiapkan kemungkinan jawaban, presiden mendidik kita menghafal nama-nama ikan, KPU nyuruh hafal kisi-kisi pertanyaan, kita jadi dua kali dungu. Kebiasaan seolah mendamaikan konflik, itu feodal, biarkan jadi konflik duel berdarah supaya yang kalah ia akan dendam menjadi oposisi yang bermutu. Ini fasilitas ujian, jangan demi pancasila seolah mendamaikan. KPU didikte oleh kedua pihak.
Coba kita biasakan untuk menghadapi pertengkaran biasa sehari-hari. Ini dibuat tegang, oposisi sudah bekerja dari awal presiden terpilih jadi biasa saja. Coba KPU kerjasama dengan kampus di luar jam resmi, hingga kampus bisa mengajak presiden berdebat, ada HAK publik untuk mengundang kandidat berdebat di kampus, anda tidak bisa menguji di panggung setelah berbicara tidak ada yang bertanya, diuji dosen dan mahasiswa. Tidak ada di jadwal KPU, itu tekhnis sifatnya supaya ada ujian intelek, seperti debat tidak bisa bawa contekan, bawa aja itu penilaian publik ngapain anda larang.
Kita harus membiasakan diri bahwa indonesi harus maju dengan ujian radikal, ujian kandidat sebelum ada selfie, KPU untuk mensosialisasikan ke kampus, kampus mana yang ingin mengundang presiden. Terima aja konsuekensi.

Rocky Gerung

Comments

Popular Posts