UMAT ISLAM NKRI HATI-HATI ! Inilah Agenda Besar Komunisme Di INDONESIA !

Komunisme sudah nampak, struktur politik yang kuat meneropong ke dalam sudah ada. Dara kalangan para ulama sudah terdeteksi dan kerjaan pertama para PKI adalah terus terus mengadu domba ulama pada akhirnya ulama dibunuh masyarakat tidak berondak. Tidak ada lembaga untuk mengantisipasi yang sudah masuk ekonomi, politik, keamanan, ulama sudah mendeteksi, kapitalisme memang berbahaya, tapi komunisme lebih berbahaya. Apakah komunisme Tiongkok, Kuba, Cina, begitu lembut mereka masuk. Kapitalisme Indonesia mengeruk harta, 20% dikeruk, komunis Cina masuk cuman mengambil 20% dan 80% kembali ke Indonesia. Apa yang terjadi hari ini, pada 4 november itu harusnya terjadi hujan deras dan pada hari itu sebetulnya selain dukun, keturunan tionghoa, seharusnya aksi november akan batal dengan hujan deras. Kesaksian yang ada di dalam, melihat pejabat tinggi ke asisten, "kenapa tidak hujan deras?" Habib Rizieq melihat saat itu ada lafadz Allah di awan.


Hampir terjadi pembataian, ditembak lurus dengan gas air mata, Israel saja tidak melakukan itu seperti mereka lakukan kembang api dengan dosis tinggi. Orang saat itu kekurangan oksigen, kekurangan okosigen bergerak pun susah, kalau orang biasa banyak yang akan meninggal tapi dengan izin Allah, kalau anda berada disana ketika itu dan menyaksikan. Anda masih menganggap orang bodoh itu, orang yang tidak punya otak bilang yang aksi hanya sekian ribu. Coba saja lihat istiqlah ukur istiqlal. Maka orang yang bebal akan selalu gagal paham dengan apa yang terjadi. Lucunya puas karena penista agama sudah jadi tersangka, padahal belum masuk penjara.
Sumber waras terang benderang salah, saking salah pengadilan Jakarta sudah putuskan tidak diurus. Seandainya ulama kemudian diam, seandainya orang berilmu diam. Mungkin cocok juga, kata Buya Hamka "jika kamu diam, agamamu diam, sebaiknya ganti pakaianmu dengan kain kaffan". Jika menegakan Al Maidah dibilang politik, itu berbicara kepemimpinan tidak lepas politik, tapi tidak rela dengan disebut politisasi. Apa masuk akal ? bisa jutaan orang masuk ke Jakarta hanya untuk satu orang saja. Ini pasti ada isyarat besar dari Allah, sesuatu yang sangat penting adalah tiba-tiba hati umat islam disatukan. Putihnya sudirman, tamrin, gajah mada, hayam wuruk, itu seperti di arafah tidak ada yang seperti ini. Dan hebatnya unjuk rasa pada saat itu didasari heroik. Betapa bersatu umat, tidak ada kerusuhan kecuali ada profokasi, petugas kebersihan lebih 2000 orang. Kalau begitu besar energi Allah yang diberikan. Kita tidak bisa melawan gerakan mereka di Al Maidah 51, ada yang menginginkan pancasila kembali ke PKI. Ada yang menginginkan UUD dirubah, ada yang tidak penginginkan pancasil itu ketuhanan saja, tidak ada yang maha esa. Ada yang tidak ingin kemanusiaan yang adil, mau LGBT silahkan. Ada yang tidak ingin persatuan Indonesia, mau jadi Indonesia jadi kapitalis. Seorang asing punya tanah 5 jt hektar di Indonesia. Umat islam dibangunkan dengan Al Maidah 51 karena umat islam yang tidak ingin negara ini runtuh, umat islam paling rela berkorban pada negeri Indonesia.

Ust.Bachtiar Nasir

Comments

Popular Posts