Penyesatan Berita Menjadi Persoalan Berat yang Dihadapi Umat
Persoalan yang dihadapi umat islam adalah penyesatan berita. Hal yang membuat islam salah, jadi tertuduh, kejadian jadi tanpa ada pembela baik nasional maupun internasional. Kita dipaksa untuk percaya dengan media yang dibuat. Stop sebuah bentuk konkret, yang paling dekat kasus kendang, masyarakat banyak merujuk pada TV nasional. Betul-betul dikeroyok dalam ILC, ini fakta kita akan terkejut bahwa kejadian banyak yang butuh umat islam malah kita menghujat, sinis, kita coba ingat kejadian sekitar 2011 sekitar bulan februari, 4 februari ada penyerbuan ke kampung CIkesik 7 mobil ahmadiyah dari Indramayu, Kebon Jeruk, Bogor menyerbu pandeglang, kita hanya disajikan akhir tidak ada penyebab tidak diceritakan sebab apa yang membuat itu terjadi. Ternyata persoalan itu terjadi oleh serangan Ahmadiyah, agama sendiri itu bukan islam.
Kasus Ciketing yang di Bekasi semua orang hanya melihat perlakuan intoleran umat islam, akhirnya saja. Kaum Kristen punya tiga watak. watak pertama tidak pernah peduli dengan UUD, tidak peduli dengan asas profesional dan tidak mendukung pada pemimpin berjiwa islam. Bawha ada fakta penyesatan dan pembohongan berita, akhirnya gagasan pembubaran FPI menjadi kuat. Almarhum MZ gerakan islam harus seperti tim sepak bola, Taufik ismail jangan saling salah-salahkan sesama islam. Begitu berita cepat, seperti aa gym sampai tahun 2005 majalah time menyebutkan aa gym adalah manusia malaikat, aa gym mengumumkan pernikahan seluruh aktivitas dakwah aa gym selalu menginginkan beliau, seorang pendakwah yang tenggelam. Beru punya dua saja ibu-ibu menghujat, tapi eyang subur bininya 8 bininya biasa-biasa saja. Istrinya berseragam.
Ada buku mantan TVone, kedzoliman media, gramedia menolak dan tidak ingin menjual buku itu lagi. Kita umat islam harus benar-benar mempersiapkan langkah. 400 yang akan masuk ke DPR RI hampir tidak terbaca. Si'ah sudah berbahaya, si'ah akan membunuh, itulah ikrar jalaludin rahmat, sekarang sudah Jalaludin Rahmat sudah mencalonkan.
Alfian tanjung spesialis tentang PKI. Kelompok islam berkelahi, biarkan dengan partai P3, partai bulan bintang yang penting kita satu keyakinan. Kita banyak punya tokoh - tokoh islam. Sebetulnya ulama dulu bermain pada kapasitas yang serius, kita lebih senang bergelut dengan kawan sendiri. Sekarang sudah kristen raya di Tangerang, pengembangan sudah dikuasai kristen. Menghadapi pemilu sudah menyiapkan ribuan gereja. Tolong kondisi umat islam tidak ideal, penyesatan berita sangat banyak. Di Ciketing, ada pendeta ditusuk perut padahal ditusuk oleh anak sendiri karena kita hanya menonton di TV kita hanya terbiasa dalam bentuk akibat. Contoh lain teroriasis, ada laskar kristus, polisi petinggi kristen sayang yang muslim tidak berani bersuara. Giliran pensiun baru ke masjid. Jendral polisi kristen bela kristen, jendral islam pura-pura tidak tahu. Sekarang sekuler orang jum'atan Jendral main golf, otak petinggi kebanyakan sekuler. Penyesatan berita begitu luar biasa, diantara kelemahan islam tidak punya intelegen analisis dakwah, akibatnya kawan dimusuhi.
Contoh lain kerusuhan Mei, kerusuhan dan pemerkosaan masal yang hanya diteriakan host. Memang ada BIN dan FBI punya data hanya terjadi pada 3 orang. Kita tidak remehkan, 3 orang ini data dari BIN dan FBI sementara yang mati yogya 1500 oorang, mati di cileduk, mati di pusat pembelajaan 25rb tidak pernah disebut oleh peyiar. Ada pembakaran dewa muslim, 2011 desa waringin, diawali ditembak ojeg kata kapolri jangan diberitakan. Kalau urusan umat islam, tidak boleh diberitakan. Tapi ada pendeta susanti ditembak, tidak perlu sehari, pejabat cepat terbang sampai sulawesi tengah ternyata pendeta dibunuh teman sendiri dan tidak ada berita lagi. TV berskala nasional harus ada kebijakan politik.
Remaja Indonesia, kalau bapak ibu percaya anak kita ada di pesantren. Akan dibuat pertemuaan para psikolog muslim, ada satu hari seorang ayah, dia lihat kamar tidur gadis terbuka, dia masuk. dibuka lebih lebar terlihat handphone di atas lemari, dia buka file video. Anak boarding, dari awal top topan islami, buka file video ternyata ada film anak gadi itu membuka aurat. Terjadi persetubuhan gadis dengan pacarnya. Anaknya pulang, tidak ada rasa takut dengan memelas ayah bilang "apa yang kurang dari ayah ?" ayah memelas galau dan marah. Anak itu jawab "gitu aja dipersoalkan, aku baru kemarin" perhatian seluruh orang tua anak kita mengalama keturunan nilai luhur.
Ketika polisi menerima surat laporan untuk menangkap mucikari anak SMK. Jangan PSK, orang zina disebut PSK beri gelar pelacur. Polisi datang kerumah, menurut ayah anak ini sholehah suka pakai kerudung, shalat dan selalu menggenggam Qur'an. Anak itu percaya diri ayah akan marah. Ayah membela, polisi tetap ingin berbicara dengan anak. Ditanyakan no telpon yang dimilikinya. menurut catatan dinas sosial tidak kurang dari 200rb di Jakarta jadi pelacur, sayang disayang orang tua banyak dikibuli. Ketika ditunjukan poto satu-satu anak tidak jawab, ketika ada poto anak mengantar cewe ke hotel. Penyebab bukan kita memarahi saja, kita harus tahu ada game online yang merusak sebelumnya, ada punk, kerusakan generasi dengan film, makanan, jajanan, dirusak by design.
Ada lomba adu banyak dan adu cepat dengan tujuan otak bagian belakang, mari anak kita jaga bukan hanya merasa sudah menyekolahkan, kebanyakan sudah merasa bayaran sudah berasa sudah menyekolahkan. Kalau di kampung tidak ingin menyekolahkan anak. Secara persentase, di negeri kita penduduk bangsa kita 57% alumni SD. Malu kalau kita bandingkan dengan Palestina, banyak yang berpendidikan.
Alfian Tanjung











Comments
Post a Comment