Sejarah PKI yang Disembunyikan PKI

Sejarah PKI, momentum penting adalah ketika Mei 1914 ketika Indonesia dijajah Hindia Belanda. Datang dari partai soalis Belanda tinggal di Indonesia mereka membentuk asosiasi buruh. Mereka rekrut buruh pabrik, perusahaan mereka beri nama ISDP kurang lebih artinya asosiasi perburuhan Hindia Belanda. Setelah didirakan semua pengurus Belanda, anggota orang Indonesia dijanjikan pembelaan dari Belanda. Sekedar ingin fasilitas orang Indonesia masuk menjadi anggota makin hari makin kuat buruh yang ikut di tahun 1917 orang Belanda Komunis, mereka profokasi buruh untuk melakukan pemogokan membuat kerusuhan membakar pabrik untuk ISDP menuntut menolak sistem kapitalis dan membangkitkan komunis. Mengganti dengan pemerintahan komunis. Saat itu ISDP melakukan kerusuhan terhadap belanda bukan untuk kemerdekaan Indonesia mereka hanya bikin kerusuhan sosial untuk meruntuhkan kapitalis Belanda menjadi komunis. Artinya itukepentingan komunis Belanda, sekarang anak PKI bilang dulu kami berontak ke Belanda. Kami pejuang berani kami pahlawan banyak anak muda yang tak paham percaya PKI pahlawan.


Kerusuhan 1917 untuk kepentingan komunis, tokoh komunis ditahan dan dikembalikan ke negeri Belanda kecuali beberapa gelintir yang tidak berhubungan dengan kerusuhan tapi ISDP tidak dibubarkan karena Belanda melihat anggota banyak, tapi Belanda ingin mengambil alih agar buruh dan petani dapat dikusai Belanda masuk tahun 1920 ISDP melakukan kongres di Semarang dan mengganti nama menjadi Perserikatan Komunis di Hndia Belanda (PKHA) di tahun 1920 mereka mengeluarkan bendera asli. Siapa yang memimpin ? ketika itu ada Sama'un dan Darsono padahal sebelumnya mereka ikut Serikat Islam. Sarikat Islam mereka mengira ini hanya buruh biasa. Punya musuh sama anti kapitalis. Tapi berubah nama menjadi PKH dan Serikat Islam menolak bekerjasama. Lalu tahun 1924 akhirnya PKH berubah nama menjadi PKI (Partai Komunis Indonesia). Kemudian di tahun 1926 PKI merasa sudah lebih kuat, dia bujuk buruh, orang miskin untuk masuk PKI begitu anggota lebih banyak akhirnya 1926 mereka bakar kebun, bakar pabrik, luar biasa pemerintah Hindia Belanda marah, para pemimpin PKI ditangkap dan dibuang di Rusia lalu bagaimana 13.000 anggota. ribuan mereka gantung, Belanda bunuh 13.000 anggota pengikut PKI. Orang Indonesia tertipu, 1924 PKI dibubarkan Belanda, puluhan digantung, dibunuh, buruh kecil dibunuh, Muso, Alimin dipindahkan ke Moskow tidak dibunuh. Kerusuhan 1924 tujuannya ingin ambil alih pemerintahan kapitalis menjadi komunis. Maka dapat disimpulkan ini bukan untuk kemerdekaan Indonesia. 
Buktinya di tahun 1924 komunis di Jerman, kongres di Cina, di Moskow PKI telah menjadi Internasional tahun 1924. 1924 pemerintah Hindia Belanda di Indonesua bekerjasama dengan Amerika, tidak ingin pemerintahan komunis seperti Cina.
PKI balik kembali begitu Muso dan Alimin dibuang ke luar karena Belanda masih berkuasa. Tanggal 17 Agustus begitu merdeka, yang merumuskan kemerdekaan adalah KH WAhid Hasyim pimpinan NU, KH Abdul Kohar pimpinan Muhammadiyah, KH Agus Salim pimpinan Sarikat Islam, Bung Hatta, Bung Karno dan PKI tidak ikut dalam rapat persiapan kemerdekaan karena memang PKI tidak berpikir Indonesia merkdeka. Begitu Indonesia merdeka, Muso pulang, Alimin pulang, mereka pulang karena Belanda sudah tidak ada di Indonesia. Begitu balik 21 oktober dideklarasikan kembali PKI yang dipimpin oleh Muso. Begitu mereka dirikan PKI, bung hatta, bung karno, ormas islam tidak dianggap. Komunis melakukan teror dimana-mana. Di awal bulan november, satu mereka bergerak di Tegal,  Brebes, Pekalongan camat, bupati, lurah, kepala polisi mereka tangkap dan disuruh turun dari jabatan jadi PKI. Kalau tidak nurut mereka bunuh. Pekalongan, Brebes, Pemalang, Cirebon bupatinya ditangkap. Masuk ke daerah Banten, bupati Lebak diculik, dan dibunuh di jembatan Serang. Otto Iskandar tidak setuju dengan PKI, lalu dibunuh. Mereka punya basis buruh dan petani. Mereka pura-pura baik. Di Jawa barat tidak ada basis, dari dulu Jawa barat tidak ada basis PKI adanya islam.
Ketika itu Indonesia baru merdeka, tentara masih lemah, polisi masih lemah, baru 2 bulan dirongrong sama PKI maka bisa rebut Brebes, Tangerang, Serang bisa rebut karena pemerintahan masih lemah. Tapi taktik mereka berhasil, mereka dipnggil Bung Karno, untuk tidak bikin ribut rakyat. Terpaksa tokoh PKI Amir Syarifudin dingkat jadi perdana menteri. Niat Bung Karno ngangkat supaya PKI tidak bikin ulah. Amir Syarifuddin jadi perdana menteri Indonesia. Begitu Amir jadi perdana menteri, semua orang PKI dimasukan ke tentara, PKI dimasukan PNS, PKI diangkat jadi camat, jadi bupati, PKI jadi pejabat. Angkatan darat disusupi PKI, angkatan laut disusupi PKI, kepolisisan disusupi PKI karena perdana menteri PKI.
Masumi protes, kyai protes datang ke Bung Karno, supaya Amir diturunkan. Tapi ketika itu Bung Karno tidak punya alasan, tanggal 17 januari 1948 terjadi perjanjian renvile antara Indonesia (Amir Syarifudin) dan Belanda. Membuka pintu kembali Belanda masuk ke Indonesia. Marah tokoh islam, dengan para ulama datang ke Bung Karno, 23 Januari 1948 Amir diberhentikan dan kabinet dibubarkan, Soekarno mengangkat Moh Hatta sebagai perdana menteri. Moh Hatta ambil alih, beliau melaksanakn rela nasionalisasi, PKI yang ada jabatan PNS, kepolisian, diberhentikan akhirnya PKI marah tentara tidak ingin keluar, pejabat  PKI tidak ingin mereka marah. Yang terjadi tokoh PKI yang di Cina, Moskow, bukan agustus mereka gelar kongres 1948, merasa Bung Hatta merusak. PKI minta agar RI berkiblat pada Unisoviet, harus bersatu dengan Unisoviet. Keinginan itu ditolak Bung Karno. 10 September PKI mengumumkan di Madiun, PKI mengumumkan Negara Republik Soviet Indonesia presidennya Muso dan wakilnya Amir Syarifuddin. Bung Karno memberi peringatan ia berkata "tidak boleh ada negara di atas negara". Lalu apa yang terjadi, setelah itu yang tidak mengakui Republik Soviet Pimpinan pesantren, Kyai yang tidak mengakui Negara Republik Soviet Indonesia mereka culik, mereka bunuh kepala kepolisian Madisun, 10 september, 11  12 13 puncaknya 17 september seorang ulama besar NU KH Sulaeman Suhdi Affanfdi ditangkap dengan 108 santri diseret ke sumur, dibunuh. PKI merebut Pacitan, Perworejo kota di Jawa tengah direbut, PKI punya militer, angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara, tentara ada yang PKI maka mereka punya senjata. Sepanjang 18 - 21 september di pabrik gula, Magetan, di pabrik Gula orang Nu, Masumi, mereka (PKI) sembelih disana saking banyak yang mereka potong itu tinggi darah lewat mata kaki. Kita ada poto-poto, ratusan mayat mereka jeburkan ke sumur. 
Satu sumur ada 100. ada 200 kerangka mayat dan ada di Magetan, 1948 banyak yang mencari, dimana orang - orang yang hilang. Pesantren dibakar kyai kemana. Baru 1950 beberapa orang PKI yang ditangkap, mereka insaf dan mereka mengakui pernah membuang mayat ke sumur. Bulan januari 1950 ribuan Masyarakat Magetan mereka gali dan ditemukan ribuan mayat ketemu ini kyai, ini gubernur. Tapi alhamdulillah ketika itu Jendral sudirman, tentara RI turun ke Madiun, dari jawa timur mengepung tentara PKI di jawa tengah. Atas perintah Jendral Sudirman tempur, akhirnya 30 September dimenangakan tentara Indonesia yang pro pemerintah bukan pro PKI.
Masuk desember Belanda datang, hampir kita kalah dari Belanda, november PKI dikalahkan, desember Belanda datang lagi ingin merebut Indonesia. Soekarno terlalu belas kasih Bung Karno tidak membubarkan PKI. Soekarno hanya bilang "itu kan segelintir orang yang salah, yang salah hanya Amir, hanya Muso" setelah itu PKI diambil oleh DN Aidit. Aidit mengambil alih PKI, kali ini mereka puji Bung Karno, seluruh program Bung Karno mereka dukung. Sampai Bung Karno sayang ke mereka tahun 1951 dan 1955 PKI resmi ikut pemilihan umum. Setelah brontak masih ada saja yang milih, menjadi salah satu dari 4 besar partai. Begitu menang pemilu dan Soekarno dekat dengan PKI walaupun Bung Karno bukan PKI mereka saling menyayangi. Bulan september 1957 digelar kongres ulama, utusan para ulama di Palembang untuk meminta melarang paham komunis dan partai komunis. Dari NU dari semua ulama sudah kompak, Bung Karno tetap menolak ulama dan tidak ingin membubarkan PKI. Karena Bung Karno tidak ingin membubarkan akhirnya tentara dan ulama berondak mereka dirikan PRRI. Pemberontakan untuk menjauhkan Bung Karno dari PKI. Hanya saja konsolidasi tidak kuat ke bawah akhirnya PRRI dipadamkan oleh Bung Karno. 1957 sampai 1960 PKI memprovokasi bung karno. Politik Nasakom terjadi, ketika itu NU mendukung Nasakom, Nasakom didukung PKI, karena Masumi tidak mendukung Nasakom maka dibubarkan Soekarno. 
PKI ada kerjasama dengan Malaysia untuk perang dan tentara kurang. Setelah tentara kurang, diangkat buruh dan petani diberi senjata. Ormas islam GPII tolak itu semua agar dibubarkan. HMI dibubarkan oleh Bung Karno, ulama protes Buya Hamka, KH Yumnan, KH Ezet Muttaqien, KH Soleh Iskan dan belasan Kyai dijebloskan ke penjara karena anti PKI. ketika itu PKI kuat, Bung Karno lemah. PKI minta Bung Karno supaya ulama anti PKI ditangkap. Berarti saat itu sedang kuat. Akhirnya bulan juli tahun 1965 secara resmi Bung Karno meresmikan dan mengizinkan petani dan buruh dipersenjatai. Ribuan kader dilatih untuk perang, dilatih seizin presiden bulan juli 1965. Tanggal 30 September tentara angkatan darat sudah gerah, gerah karena banyak kolonel direkrut PKI. Jendral gerah, bagi PKI jadi ancaman. Semua mereka bunuh, MT Haryono, Jendral A Yani, yang saat itu tidak terbunuh adalah AH Nasution putri AH Nasution baru usia 5 tahun ditembak dan meninggal itulah Ade Irma Nasution. Sungguh biadab perlakukan seperti itu.
Begitu selalesai mereka bunuh, mereka menguasai Radio, mereka berkata Soekarno tetap presiden kita. Letnan Jendral Soeharto segera memimpin TNI angkatan darat dia serbu Radio dan rebut bahwa kudeta PKI gagal, tentara mengambil alih dan Soekarno tetap jadi presiden. Akhirnya Soeharto mengerahkan pasukan khusus angkatan darat dipimpin Sarwo Edie yang tidak lain mertua SBY. Sarwoe Edie menyerbu halim perdana kusuma disana ada tentara darat yang jadi PKI. Mereka semua digrebek. Chakra Birawa itu tentara. Dulu tentara disusupi PKI, 5 oktober halim direbut baru dikeluarkan jenazah dari jendral yang sudah ada di lubang buaya. Melihat kejam PKI marah NU, akhirnya NU dan Ansor turun demo menolak kekejaman PKI, NU banser turun PKI tersinggu. Di basis PKI tidak kurang 66 diculik diracuni dan di jatuhkan ke semur. Begitu NU dibunuh, banser marah, akhirnya bentrok antara NU dan PKI setiap kampung dan kecamatan. PKI lebih dulu membunuh NU. NU dan banser tidak diam, semua orang PKI dibunuh saling hantan NU diberi kemenangan oleh Allah SWT jasa NU, banser dan tentara sangat besar saat itu.
Di FPI ada file korban ulama NU, banser yang dibunuh, maka anak muda hati-hati kalau buka google, ngaji sama google, itu banyak tulisan PKI dibunuh banser, disembelih NU tapi ketika mulai membunuh duluan mereka tidak cerita.Umat islam wajar ketika kyai dibunuh balik membunuh. Jangan kaget satu kyai, banser membunuh ribuan PKI.

Habib Rizieq

Comments

Popular Posts